Minggu, 25 Februari 2018

Pariwisata berkelanjutan

Review 2

Pariwisata merupakan alat yang mampu untuk membangun masyarakat yang brkelanjutan. Pariwisata berkelanjutan bisa di aplikasikan dengan kebutuhan sesuai masyarakat,hal ini berkenaan dengan CBT. Dalam mempersiapkan masyarakat untuk CBT, kita harus mempertimbangkan pembentukan Kontrak atau Komitmen di antara para pemangku kepentingan. Hal ini bisa dilakukan melalui proses penyelesaian gol bersama dan ikut dalam sepuluh langkah di bawah ini
Langkah 1 dan 2 sangat begitu penting untuk memulai CBT. Langkah 9 adalah cara untuk mengevaluasi kesiapan masyarakat dalam mengelola pariwisata.Meskipun penting untuk membangun kepercayaan masyarakat, Organisasi fasilitator lebih suka mengintegrasikan 'community confidence building' selama proses pembangunan. Mengukur Keyakinan Masyarakat juga merupakan cara informal bagi fasilitator untuk mengevaluasi kapasitas masyarakat dalam mengelola CBT. 
Langkah-langkah membangun kapasitas masyarakat untuk mengelola pariwisata adalah sebagai berikut. 
1. Pilih tujuan. 
2. Selesaikan studi kelayakan kerjasama dengan masyarakat 
3. Tetapkan visi dan tujuan dengan masyarakat 
4. Mengembangkan rencana untuk mempersiapkan masyarakat mengelola pariwisata 
5. Tetapkan arahan untuk manajemen organisasi
 6. Merancang program tur 
7. Latihlah panduan penafsir 
8. Mengembangkan rencana pemasaran 
9. Luncurkan program tur percontohan 
10. Pantau dan evaluasi prosesnya

Minggu, 18 Februari 2018

Rural Tourism

Resume

Rural Tourism adalah kegiatan berwisata yang dilakukan didaerah pedesaan yang memberi keuntungan ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal. Rural tourism merupakan salah satu program pariwisata yang diusung oleh berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. rural tourism sangat brperan penting dalam dunia pariwisata terutama di daerah pedesaan, hal ini dikarenakan rural tourism memiliki peran penting dalam kemajuan suatu desa yang mempunyai potensi untuk dijadikan destinasi wisata serta membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat lokalnya. beberapa tahun terakhir ini Rural Tourism banyak diminati oleh wisatawan,hal ini dikarenakan adanya faktor kejenuhan oleh wisatawan sehingga menginginkan berwisata ketempat yang lebih alami. kebanyakan wisatawan Rural Tourism berasal dari daerah perkotaan yang menginginkan berwisata yang lebih santai dari kebisingan kota.

Rural Tourim memiliki banyak kegiatan yang menyenagkan dan menantang yang bisa dilakukan oleh wisatawan seperti :
Touring
- Hiking ( jalan setapak, jalur kebugaran, taman alam )
- Berkuda

Kegiatan di air
- berenang
- memancing
- naik perahu

Kegiatan Olahraga
- Rock Climbing

Hallmark Event
- Festival Olahraga Pedesaan

Selasa, 13 Februari 2018

Desa wisata Teluk Miranti

Resume

Desa Wisata Teluk Miranti terletak di Prov. Riau. Desa wisata Teluk Miranti  menjadi salah satu desa Terbaik Indonesia. Hal ini dikarenakan Desa wisata Teluk Miranti memiliki atraksi wisata berkelas Internasional, memiliki Branding sebagai tempat Surfing, memiliki wisata alam yang menarik dan desa ini tergolong menjadi desa wisata kreatif yang memiliki autentic Tourism.

Atraksi :
1. Surfing yang dilakukan disungai sungai kampar yang mempunyai ombak yang bernama Bono yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara untuk mencoba ombak bono
2. Adanya Festival Bekuda Bono dimana kegiatan ini akan ada perlombaan jong katel khusus perlombaan pacu perahu layar tanpa awak dan selancar / surfing yang dibagi menjasdi 2 kelas yaitu : junir dan senior.

Dampak untuk masyarakat :
1. Ekonomi : Dampak yang ditimbulkan dengan adanya desa wisata Teluk Miranti terdapat banyak Homestay atau wisma penginapan dikarenakan banyaknya wisatawan macanegara yang menikmati atraksi yang ada disana seperti melakukan surfing / selancar


Termasuk kedalam CBT hal ini dikarenakan desa wisata Teluk Miranti tergolong kedalam desa wisata kreatif yang memiliki autentic Tourism serta Desa wisata Teluk Miranti mampu membuat masyarakat menjadi masyarakat yang kreatif dalam menginovasi berbagai aspek yang ada di Desa wisata Teluk Miranti


Minggu, 11 Februari 2018

prinsip dan makna berbasis masyarakat


REVIEW 2


Ditengah perubahan sosial yang diakibatkan oleh Globalisasi masyarakat lokal tidak akan hidup dalam isolasi. berinteraksi dengan dunia luar tidak akan mudah bagi masyarakat lokal tanpa sumber sosial,budaya dan ekonomi yang kuat. tren ini didukung oleh perserikatan bangsa-bangsa luar dan instituasi oleh akademisi dan pelestari yang memahami pembangunan berkelanjutan. pemahaman orang-orang dimasyarkat perkotaan yang memiliki hubungan dengan masyarakat pedesaan merupakan basis penting untuk merancang dan menerapkan setrategi pembangunan yang berhasil.
Pariwisata adalah salah satu cara untuk membawa orang dari berbagai latar belakang bersama pariwisata menawarkan pengunjung untuk berbagai budaya dan sudut pandang mereka yang berbeda-beda. anggota masyarakat yang berbeda bisa berbagi dan langsung mengembangkan hubungannya untuk berkembang dan tumbuh terhadap pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
wisata berbasis masyarakat (CBT) jenis wisata unik dengan karakteristik yang sangat berbeda dengan pariwisata masal. CBT bukan merupakan wisata yang hanya memaksimalkan keuntungan investor. sebaliknya, CBT mementingkan dampak pariwisata dan sumber daya alam.

Prinsip-prinsip CBT yang tercantum merupakan konsep pengembangan sistem CBT :
1. Mengakui,mendukung dan mempromosikan masyarakat terhadap pariwisata.
2.  libatkan anggota masyarakat dalam setiap aspek
3. mempromosikan kebanggaan masyarakat
4. meningkatkan kualitas hidup
5. memastikan kelestarian lingkungan
6. pertahankan karakter budaya setempat
7. tingkatkan pembelajaran lintas budaya
8. menghormati perbedaan budaya dan martabat manusia
9. bagikan manfaat secara adil diantara anggota masyarakat
10. kontribusi presentasi pendapatan yang tetap terhadap proyek masyarakat

CBT dan pengembangan komunitas terhubung secara inharen. karena mereka memiliki sumber daya alam dan budaya yang sama. norma sosial dan budaya tidak menentukan sumber daya tapi juga menjabatani hubungan internal dan eksternal. Idealnya nilai pembeninaan hubungan antara Hikmah Budaya Lokal dan sumber daya lokal harus di internalisasi oleh anggota masyarakat dan diintegrasikan kesemua aspek pengelolaan CBT.

Kamis, 08 Februari 2018

Pemberdayaan Masyarakat


RESUME 1 

Pemberdayaan Masyarakat merupakan upaya meningkatkan kualitas masyarakat yang kurang atau tidak berdaya untuk menguatkan daya kepada masyarakat. pemberdayaan masyarakat ini juga untuk memberikan kemandirian  kepada masyarakat agar bisa menguasai ketrampilan serta mengunakan kekuatan atau daya sebagaimana mestinya.pemberdayaan masyarakat ini merupakan wadah untuk masyarakat berkembang dan maju serta memberikan manfaat yang baik untuk perkembangan dan kemajuan desanya. Pemberdayaan masyarakat langkah untuk mensejahterakan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan,sikap,ketrampilan,kemampuan serta memanfaatkan sumber daya alam melalui kebijakan serta program untuk memberikan dampak yang baik untuk masyarakat maupun lingkungan.

Pilar pemberdayaan masyarakat di bagi menjadi 3 yaitu :

1. Pemungkinan : Desa wisata yang berpotensi untuk bisa dikembangkan yang mempunyai keunikan atau daya tarik yang berpotensi untuk dibuat tempat wisata dan dimana desa dan masyaraktnya mendukung.

2. Penguatan     : Desa wisata yang sudah ada namun belom bisa berkembang dan maju sehingga diolah dengan lebih baik lagi untuk menambah daya tarik wisatawan untuk datang dan berkunjung ke desa wisata tersebut.

3. Perlindungan  : Desa wisata yang sudah ada yang akan dikuatkan dengan menambah atraksi atau sesuatu hal yang menarik di desa wisata tersebut.

Jumat, 28 Oktober 2016

 MASJID AGUNG KOTAGEDE YOGYAKARTA


Lokasi
Masjid Agung Kotagede berlokasi di Jalan Watu Gilang, Kotagede Yogyakarta

Akses
Untuk menuju kesana bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari pasar kotagede Masjid ini tidak terlalu jauh.Wisatawan bisa langsung ambil jalan sebelah barat pasar, setelah itu lurus megikuti jalan Watu Gilang ke arah selatan sampai menemukan sebuah papan nama Masjid Agung Kotagede dan makam Raja Mataram Kotagede.

Harga Tiket
Untuk mengunjungi Masjid Agung Kotagede tidak dipungut biaya hanya dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp.1.000,- untuk parkir motor dan Rp.2.000,- untuk parkir mobil.

Fasilitas
Selain melihat keindahan dan merasakan sejarah Masjid Agung Kotagede ini, pengunjung dapat sekalian menyusuri sejarah kerajaan Mataram lama yang terdapat tidak jauh dari tempat tersebut. Pasar Kotagede bisa menjadi tujuan kedua setelah dari Masjid Agung Kotagede dan berziarah ke Makam Raja Mataram.

 Sejarah 

Masjid Kotagede dibangun pada masa kerajaan Mataram sekitar tahun 1640. Dibangun oleh sultan Agung dan dibantu oleh masyarakat setempat yang kala itu masih beragama Hindu dan Budha.Hingga kini masjid ini masih berdiri hingga sekarang dan menjadi kebanggan tersendiri bagi umat muslim Kotagede Yogyakarta.
Masjid Kotagede ini sering terkenal juga dengan nama Masjid Agung Mataram Kotagede karena dibangun pada masa Kerajaan Mataram. Masjid ini dibangun dengan dua tahapan yaitu tahap pertama dibangun pada masa Sultan Agung. Kala itu Sultan Agung hanya membangun bangunan pada inti masjid.
Kemudian pada tahap kedua, pembangunan dilanjutkan oleh Raja Kasunanan Surakarta, Paku Buwono X.penambahan bangunan yang dilakukan oleh Paku Buwono X yaitu mengganti tiang dengan berbahan besi.
Bangunan arsitektur Masjid Agung Mataram Kotagede ini termasuk bangunan yang unik karena memadukan dua unsur budaya yaitu Hindu dan Islam. Karena pada waktu itu masyarakat kebanyakan masih menganut ajaran agama Hindu.
Jika anda mengunjungi masjid ini anda akan melihat Mustaka/ Mastaka yang berada di puncak atap masjid. Anda akan melihat sebuah Gada yang memiliki ukran besar dengan hiasan ornamen berbentuk daun. Lambang Gada di puncak atap masjid ini sebagai simbol Ke-Esa-an Allah SWT.
Bangunan masjid ini termasuk bangunan jawa karena berbentuk limasan. Ciri-ciri bangunan limasan ini yaitu atap berbentuk limas dan terdapat ruangan inti dan serambi.

Keunikan Masjid Kotagede

Ada beberapa keunikan yang melekat pada Masjid Mataram iniyang masih bisa dilihat hingga sekarang diantaranya seperti dibawah ini:
– Bedug Lama , bedug ini konon adalah hadiah dari Nyai Pringgit.
– Mimbar khotbah : Mimbar ini merupakan hadiah dari Sultan Palembang kepada Sultan Agung.
– Batu Marmer Aksara jawa : batu ini melekat pada bagian tembok yang mengelilingi bangunan masjid.
– pohon beringin yang usianya sudah ratusan tahun.Konon, pohon beringin ini sudah ada sejak masa pembangunan masjid ini.

Opini 
Menurut saya sebaiknya di Masjid Kotagede diberi atraksi lain atau kegiatan agama setiap tahunnya untuk membuat lebih banyak wisatawan berkunjung ke masjid tersebut seperti mengadakan event atau perlombaan untuk anak-anak seperti hafish Qur'an,Da'i cilik dll. hal ini dimaksudkan bukan hanya untuk tempat ibadah tetapi digunakan juga untuk memberikan dampak yang baik kepada masyarakat sekitar.

Sumber:
http://www.njogja.co.id/bantul/masjid-kotagede-yogyakarta/
http://www.njogja.com/sejarah-masjid-kotagede-yogyakarta-dan-keunikannya/

Kamis, 06 Oktober 2016

Museum UGM 

Alamat:MUSEUM UGM
Bulaksumur Blok D7-8
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
Waktu Kunjungan:Senin - Jumat 08.00-15.00
Tiket:Gratis

akses untuk menuju kesana sangat mudah bisa menggunakan trans jogja setelah itu turun dihalte terdekat UGM dan masuk kedalam kampus UGM.

Sejarah berdirinya Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak terlepas dari peran para tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Kiprah UGM dari berdiri hingga saat ini menjadi tongak sejarah dan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian. UGM lahir tidak semata-mata untuk pendidikan dan pengajaran tetapi sebagai tongak kebangkitan pendidikan nasional. Lahirnya UGM pada tanggal 19 Desember 1949 sebagai salah satu bukti kebangkitan pendidikan nasional di Yogyakarta. Pasca agresi Militer Belanda ke-2, 19 Desember 1948, menyebabkan lumpuhnya Ibu kota Republik Indonesia di Yogyakarta. Dalam hal ini, gagasan lahirnya UGM sebagai universitas perjuangan, universitas nasional, universitas Pancasila, Universitas Kerakyatan dan Universitas Kebudayaan menjadi bagian yang integral dan fundamental dalam proses perjalanan bangsa. Sri Sultan HB IX berperan secara signifikan dalam pendidikan dengan membuka keraton sebagai tempat belajar dan mengajar yang selanjutnya menjadi cikal bakal lahirnya UGM. Perjalanan UGM dalam mengukir peradaban dan sumbangsihnya di bidang keilmuan, kebangsaan, pendidikan, pengabdian, dan penelitian sampai sejauh ini masih belum banyak dipahami oleh masyarakat dan kalangan civitas akademika UGM sendiri.
Realisasi berdirinya museum UGM menjadi harapan dan cita-cita bersama untuk mewujudkan semangat pengabdian dan dedikasi UGM untuk bangsa dan masyarakat. Museum UGM menjadi sarana yang efektif dan efisien untuk mentransformasikan jati diri UGM sebagai universitas perjuangan, kebangsaan, kebudayaan, dan berdasarkan Pancasila. Pidato Soekarno pada pembukaan Gedung UGM di Bulaksumur Yogyakarta 19 Desember 1959 mengatakan bahwa Pantjasila adalah isi daripada Gadjah Mada, isi daripada Universitas ini, dan saja minta kepada semua mahaguru,pada lektor-lektor supaja Pantjasila,djiwa pantjasila itu, betul-betul dikobar-kobarkan,dihidup-hidupkan di dalam kalangan mahasiswa semua. Oleh karena itu, gagasan untuk melahirkan Museum UGM sebagai wahana pembelajaran nilai-nilai karakter bangsa melalui museum sangat penting dilakukan. Mengingat keinginan masyarakat untuk melihat dan memahami lebih dekat tentang UGM. Berdasarkan pemikiran tersebut mendorong UGM untuk dapat menjawab mengapa UGM perlu mewujudkan Museum UGM sebagai jendela jati diri UGM yang berkelanjutan. 

sebaiknya mewajibkan mahasiswa untuk datang kemuseum ugm dalam 1 minggu sekali untuk mengetahui bagaimana perjuangan para pahlawan dalam mendirikan Ugm 

sumber :


http://www.museumindonesia.com/museum/95/1/Museum_UGM_Yogyakarta